menu

Minggu, 30 Agustus 2015

Gagal Paksa Arsenal Bermain Crossing Newcastle Kalah 0-1



BALIGOAL : Arsenal meraih tiga poin saat bertandang ke St. James Park. Skuat asuhan Arsene Wenger tersebut menang tipis 1-0 atas tuan rumah Newcastle United, Sabtu (29/8) malam WIB.

Arsenal masih belum bisa menemukan formula jitu dalam menjebol gawang lawan. Dalam empat pertandingan terakhir The Gunners hanya mampu mencetak tiga gol. Hal serupa dialami Newcastle yang masih mencari bentuk permainan ideal.

Wenger menurunkan Theo Walcott sejak menit pertama sebagai penyerang tunggal. Penampilan pemain kelahiran 1986 tersebut tidak terlampau maksimal dalam membantu serangan. Dari 70 menit bermain, Walcott cuma melepaskan 12 umpan dan sekali tendangan ke arah gawang.

Di sisi lain keputusan Manajer Newcastle Steve McClaren menurunkan Aleksandar Mitrovic masih belum bisa mengakhiri tumpulnya lini serang Newcastle yang baru mencetak dua gol dari empat pertandingan. Mitrovic bahkan menjadi titik lemah Newcastle karena diusir wasit pada menit ke-16 akibat pelanggaran keras pada Francis Coquelin.
Pertahanan Newcastle tidak serapat seperti ketika menahan imbang Manchester United, Sabtu (22/8) pekan lalu. Kala itu Jack Colback bertugas menghalau pergerakan fullback kiri MU sedangkan fullback kanan MU diawasi Ayoze Perez. Pos Vurnon Anita Anita pun tidak murni sebagai gelandang jangkar melainkan berdiri hampir sejajar dengan dua bek tengah, Chancel Mbemba dan Fabricio Coloccini.

Dalam pertandingan semalam Colback dan Anita difungsikan sebagai poros ganda, sedangkan Moussa Sissoko dan Florian Thauvin diplot sebagai pemain sayap yang berorientasi menyerang. Kehadiran Sissoko dan Thauvin memang memberikan banyak opsi bagi Newcastle saat menyerang. Namun, peran keduanya tak begitu menonjol dalam membantu pertahanan.

Peran Colback dan Anita sebagai poros ganda tidak bisa dibilang baik. Baik Walcott maupun Alexis Sanchez seringkali mampu menerima bola di antara lini tengah dan lini pertahanan Arsenal. Pun dengan kedua sisi penyerangan Arsenal yang seringkali berdiri tanpa pengawalan.
Diusirnya Mitrovic mengubah gaya bermain Arsenal menjadi lebih tenang dalam tempo yang lambat. Dari grafis di atas terlihat bagaimana Arsenal lebih sering mengirim bola pendek saat mencapai sepertiga akhir serangan mereka. Ini berbeda ketimbang 15 menit pertama di mana Arsenal masih sering mengirimkan umpan panjang ke area sepertiga akhir serangan mereka. BALIGOAL

0 komentar:

Posting Komentar

HOME

GlitterPhoto Made with GlitterPhoto.net
Copyright © 2014 Judi Bola Online | Designed With By Blogger Templates | Distributed By Gooyaabi Templates
Scroll To Top